Internet : Guru atau Setan Bagi Masyarakat

Hari ini anda telah membuka internet, adakah sesuatu yang anda cari? Apakah anda memang membutuhkan internet lantas membukanya? (dan secara tidak sengaja menemukan artikel ini). Abad ini internet memang telah meluas, di desapun saya juga bisa terhubung ke internet. Dan yang pasti bisnis ini semakin booming dan semakin menarik orang-orang baru untuk mengakses. Bagi orang internet sekarang mudah diakses. Banyak provider seluler yang telah menyediakan layanan ini, banyak juga warnet yang telah bertebaran di kota sampai ke kampung-kampung. Lantas mengapa layanan ini menarik? Mungkin anda menjawab : saya bisa mencari apa yang belum saya ketahui dari internet; saya bisa mendapat pacar dari kenalan di internet; saya bisa mendapat uang banyak dari internet atau saya bisa memuaskan nafsu birahi saya melalui situs xxx. Mungkin memang demikian, orang dapat menanggapi dan memanfaatkan teknologi ini dengan berbagai macam cara dan khasnya. Internet sebagai salah satu alat komunikasi dengan berbagai fiturnya dapat memudahkan orang satu dengan yang lain dengan mudah walau di antaranya memiliki jarak yang jauh. Dan salah satu fungsi komunikasi yaitu persuasive (mempengaruhi orang lain) bisa dengan mudah dilakukan (Ingat yang terhubung ke internet tidak hanya seorang ahli komputer bergelar master of science saja, sekarang anak SD-pun sudah kenal dengan komputer dan internet). Pengaruh positif dan negatif sulit sekali untuk disaring dan dipilah-pilah, sehingga tinggal bagaimana rasa ingin tahu seseorang yang akan mengarahkannya ke sudut mana. Hal itupun ditunjang dengan banyaknya media yang dapat disampaikan melalui internet, dari teks, gambar, citra, video, animasi, media interaktif dan lain-lain yang tentunya semakin memudahkan orang untuk dapat menyerap informasi apa yang ada di dalamnya. Untuk orang yang sudah mempunyai ideologi yang kuat atau sudah mempunyai tujuan yang mantap, internet menjadi bermanfaat baginya karena di sini dia bisa menambah ilmu pengetahuannya, bagi entrepreneur dia bisa memanfaatkan internet untuk memasarkan produknya dan memperoleh semakin banyak laba, untuk seorang programmer internet juga menjadi ladang usahanya, tapi untuk orang-orang yang mempunyai ideologi jelek internet juga bisa menjadi alat untuk mencari keuntungan pribadi dan juga untuk menyebarkan ideologi merusaknya ke orang lain. Sehingga internet menjadi berbahaya bagi orang yang masih sekedar mencari-cari dan bersenang-senang saja. Selain menghabiskan waktu saja, internet juga bisa menjadi media untuk merusak moralnya. Dalam hal ini anak-anak dan remaja menjadi objek rawan. Degradasi moral bisa terjadi pada mereka jika penggunaan internet mereka tidak dibatasi. Itu artinya bisa saja internet menjadi guru yang baik bagi anda tapi juga bisa menjadi setan yang akan memerosokkan anda ke kehancuran. Untuk itu memang perlu dibuat aturan-aturan yang lebih mengikat sehingga dapat membatasi informasi yang masuk ke dalam jaringan internet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: