Bersepeda, Menikmati Free Car Day

Minggu itu saat diberlakukannya free car day di jalan Sudirman Jakarta, menginspirasiku untuk menikmati Jakarta dengan hijaunya pohon-pohon tanpa asap kendaraan bermotor. Memang sudah lama keinginan itu, namun baru terlaksana saat-saat ini. Semangatpun mulai menumpuk sejak berangkat dari kos di Pondok Aren. Dengan hanya bermodal sepeda pinjaman milik ibu kost, ku beranikan diri tuk mengayuh sepeda balap yang baru ku rekonstruksi itu. Saat udara masih segar, perjalanan ku mulai dengan melintasi jalan Bintaro Utama melewati Tanah Kusir. Disana ternyata banyak teman-teman yang mempunyai tujuan sama yaitu Monas. Rombonganpun bertambah, berjalan perlahan dan hati-hati menempuh jalanan gandaria menuju sudirman. Memang lebih seru jika perjalanan itu bersama teman-teman, lelah tak terasa justru kesenangan yang memuncak.

2Sampailah kami di jalan Sudirman, disini jalan tidak sepenuhnya tertutup untuk kendaraan bermotor, tapi ini masih nyaman. Jalur cepat sudah disterilkan, disana pula diselenggarakan lomba lari 10K. Namun rombongan tetap berjalan dengan tetap memperhatikan penikmat free car day lainnya. Di sinilah kenikmatan jalan Sudirman pertama kurasakan, tak seperti biasanya ku melewati jalan ini menggunakan sepeda motor atau bus kota dengan berebut untuk mendapat jalur tercepat. Kenikmatan jalanan yang ditutupi dengan kanopi hijau (pohon-pohon rindang) sangat jarang bisa ditemukan di kota hutan beton ini.

3

Ribuan kayuhan akhir bisa mengantar kami ke Monas. Dari pintu gerbang monument itu terlihat kokoh menghiasi Jakarta. Alhamdulillah, tujuan kami telah tercapai. Saat itu Monas-pun juga telah dipenuhi banyak orang dengan berbagai kegiatan. Ada yang sekedar berekreasi, senam, bermain laying-layang, sampai kegiatan kampanye jantung sehat yang di sponsori merek produk tertentu.

1

Sekarang saatnya istirahat, kami mencari tempat yang nyaman di taman Monas. Kelelahan sudah mulai terasa tapi semangat itu tetap ada. Tujuan berikutnya adalah pameran flora di Lapangan Banteng. Tapi sayang teman-teman harus pulang karena ada anak kecil yang sudah terlihat kelelahan. Akhirnya perjalanan kuteruskan sendiri sampai kembali pulang saat matahari sudah tegak menyinari bumi Jakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: